Tampilkan postingan dengan label ketika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ketika. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Februari 2014

Pria Ini Terbangun Ketika Operasi Paru paru Berlangsung

- 0 komentar


[imagetag]

Pria ini harus merasakan sakit yang luar bisa ketika operasi paru paru berlangsung, kejadian ini terjadi pada pria bernama Simon Rosenqvist yang harus di operasi di rumah sakit Swedia.

Pada umumnya untuk melakukan operasi paru paru maka orang yang akan di operasi harus di bius total selama satu jam namun Simon tiba tiba tersadar dan terbangun setelah 20 menit pembiusan akibatnya ia harus tersadar ketika operasi paru paru yang di jalaninya belum selsai.

Tapi, sisa efek bius yang masih bekerja membuatnya tak bisa bicara dan bergerak. Yang bisa ia lakukan hanya sekuat tenaga menahan sakit luar biasa hingga operasi selesai 35 menit kemudian.

"Otak saya terus bergejolak ingin berteriak dan bergerak, tapi saat itu aku benar-benar tak mampu mengatakan sesuatu apalagi bergerak," ujar pria yang segera melampiaskan marah kepada dokter dan manajemen rumah sakit, setelah efek bius benar-benar hilang.

Dr. Lee A Fleisher, pakar anestesi di Perelman School of Medicine Universitas Pennsylvania, mengatakan, kasus yang menimpa Rosenqvist memungkinkan terjadi. "Meski jarang, kemungkinannya ada, menimpa sekitar 1-2 pasien dari setiap 1.000 tindakan operasi," ujarnya, dikutip mcnbc.msn.com.

Sumber

#bcfda5
[Continue reading...]

Jumat, 27 Desember 2013

Mabuk ketika memandu Diplomat Arab Saudi langgar mati warga Iran

- 0 komentar
Rabu, 20/03/2013 

PressTV
Teheran - Kementerian Luar Negeri Iran sedang menelusuri kemalangan maut yang melibatkan diplomat Arab Saudi di Teheran dan menyebabkan kematian seorang warga Iran. Disebut-sebut, sang diplomat sedang dalam keadaan mabuk ketika kecelakaan terjadi.

"Kementerian Luar Negeri dengan segera menindaklanjuti isu tersebut melalui jaringan diplomatik dan yudikatif, setelah mendapat informasi (tentang kecelakaan) dan telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan," ujar juru cakap Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, seperti dilansir PressTV, Rabu (20/3/2013).

Menurut Mehmanparast, sang diplomat yang tidak disebut namanya tersebut telah melanggar banyak peraturan yang berlaku di Iran. Diplomat itu memandu kereta dalam kecepatan tinggi yang melebihi batas keselamatan dan juga memandu ketika mabuk.

Iran telah mengajukan nota protes kepada Kedutaan Saudi di Teheran atas insiden tersebut dan memprotes kelakuan salah satu diplomatnya yang dinilai tidak pantas.

Kecelakaan ini terjadi pada Isnin (18/3) waktu setempat di salah satu ruas jalan di wilayah timur laut Teheran. Sang diplomat Saudi yang memandu kereta ketika mabuk melanggar  sebuah kereta yang dipandukan seorang warga Iran. Dia kemudian kabur.

Insiden ini menewaskan warga Iran tersebut dan melukai seorang warga lainnya yang sedang melintas berjalan kaki di dekat lokasi kejadian. Hasil penyelidikan polis  setempat menemukan 4 botol minuman keras di dalam kereta sang diplomat Saudi. Penyelidikan polis  masih berlanjut.

Tidak dijelaskan lebih lanjut keberadaan sang diplomat Saudi ini, namun nampaknya dia telah dalam penahanan polis setempat. Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran belum berkomentar mengenai insiden ini. detikNews
[Continue reading...]
 
Copyright © 2012. Asdaq Blog - Posts · Comments
Powered by Blogger